90 Persen Anak Indonesia Ditargetkan Terlindungi dari HPV

mm

Kamis, 16 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kemenkes

Foto: Kemenkes

Sebanyak 90% anak perempuan dan laki laki di Indonesia ditargetkan mendapatkan imunisasi HPV pada tahun 2030.

DARA | Target ini tertuang dalam Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Serviks Indonesia (2023-2030) yang dideklarasi bersama antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Joseph R Biden, Jr usai pertemuan bilateral antara kedua Pemimpin di Gedung Putih pada Senin (13/11/2023).

Secara lebih rinci, hingga tahun 2027 Ditargetkan 90% anak perempuan usia 15 tahun mendapatkan imunisasi HPV, dan pada 2028-2030 untuk anak laki laki.

Skrining 75% perempuan berusia antara 30 dan 69 tahun dengan tes DNA HPV, dan mengobati 90% perempuan dengan lesi pra-kanker dan kanker invasif pada tahun 2030. Dengan skenario ini, sebanyak 1,2 juta jiwa akan terselamatkan dari kanker serviks pada tahun 2070.

Di Indonesia, kanker serviks menimbulkan dampak yang signifikan terhadap perempuan dan keluarga mereka, lebih dari 103 juta perempuan berusia lebih dari 15 tahun berisiko terkena penyakit ini.

Penyakit ini merupakan jenis kanker terbesar kedua pada perempuan, sekitar 36.000 wanita terdiagnosis setiap tahunnya. Selain itu, sekitar 70% dari seluruh perempuan yang didiagnosis, berada pada stadium lanjut; sehingga, angka kematian akibat kanker serviks di Indonesia tergolong tinggi, dengan sekitar 21.000 kematian pada tahun 2020.

Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Serviks merupakan strategi komprehensif untuk memperkuat sistem kesehatan nasional di Indonesia, memperluas akses terhadap pencegahan dan teknologi perawatan yang lebih maju, dan menghilangkan hambatan terhadap intervensi kanker serviks yang berakar pada tantangan sosial, pembiayaan, budaya, sosial dan struktural.

“Kita harus bekerja sama dalam perjuangan memerangi kanker serviks. Bersama-sama, kita dapat memperlengkapi perempuan dengan alat yang mereka butuhkan untuk menangkal penyakit yang merusak ini. Kolaborasi dan tekad kita akan membuat kanker serviks dapat dicegah, tidak mahal, dan dapat diatasi oleh setiap perempuan” ucap Menkes Budi G. Sadikin pada momentum yang sama.

Rencana Aksi Nasional tersebut disusun berdasarkan empat pilar tindakan: pemberian layanan; pendidikan, pelatihan, dan penjangkauan; pendorong utama kemajuan; dan tata kelola serta kebijakan. Pilar-pilar ini memberikan prioritas khusus pada bidang, strategi, dan program untuk Indonesia ‘melompat tinggi’ menuju eliminasi kanker serviks.

Rencana Aksi Nasional ini didasarkan pada kemajuan Indonesia dalam mencapai strategi global WHO dalam mengeliminasi kanker serviks dan APEC Cervical Cancer Roadmap. Melalui RAN ini (Indonesia berupaya melengkapi upaya bersama anggota APEC) yang beberapa telah lebih dulu membuat rencana aksi untuk eliminasi kanker serviks.

Komitmen nasional terhadap eliminasi kanker serviks bergantung pada keterlibatan, kerja sama, dan koordinasi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari instansi pemerintah hingga pasien kanker serviks itu sendiri.

RAN ini dibuat oleh Kementerian Kesehatan RI bermitra dengan WHO, badan-badan terkait PBB, dan konsultan kebijakan publik Crowell & Moring International yang berbasis di Washington (yang memfasilitasi pengembangan APEC Cervical Cancer Roadmap ).

Proses penyusunan RAN ini juga melibatkan lebih dari 20 kelompok pemangku kepentingan, termasuk Kementerian terkait, asosiasi dokter, institusi pendidikan, mitra internasional, dan organisasi keagamaan, yang menjadi mitra utama dalam implementasi.

“Indonesia memimpin dengan memberikan contoh dan membuat rencana yang ambisius tentang bagaimana para mitra dapat berkolaborasi untuk mengakhiri penyakit yang membahayakan ini,” kata Sejal Mistry, Direktur Crowell & Moring International.

“Kanker serviks dapat dihilangkan, melalui kemitraan strategis dan koordinasi para pemangku kepentingan di seluruh sistem kesehatan masyarakat. Kami bangga telah bermitra dengan Pemerintah Indonesia untuk membantu mewujudkan hal tersebut.”

RAN ini diluncurkan dalam acara yang diselenggarakan oleh United States (U.S.) Chamber of Commerce, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, APEC Cervical Cancer Initiative, dan Kementerian Kesehatan.

Para mitra memperkuat komitmen mereka terhadap eliminasi kanker serviks di Indonesia dan seluruh perekonomian APEC dengan mendiskusikan tindakan nyata yang dapat dilakukan secara kolektif untuk mempercepat kemajuan menuju tujuan “90-70-90” WHO pada tahun 2030

Varnee Murugan, Direktur Eksekutif Inisiatif Global untuk Kesehatan dan Ekonomi Kamar Dagang AS, menyoroti bagaimana rencana aksi nasional ini sangat menunjukkan peran kolaborasi pemerintah-swasta, memanfaatkan keahlian pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk menciptakan solusi kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Sebagai tuan rumah APEC pada tahun 2023, Amerika Serikat merupakan mitra berharga dalam Rilis RAN Kanker Serviks. Indonesia sepakat memperkuat kerja sama dan komitmen untuk meningkatkan kesehatan rakyat Indonesia.***(Kemenkes)

Editor: denkur

Berita Terkait

Piala Asia U-23 2024, Simak Nih Persiapan Pelatih Qatar dan Indonesia
Foto: Pangandaran Dipadati Pengunjung
Pj Gubernur Jabar : Sikat Praktik Pungli di Masjid Al Jabbar
Tim SAR Temukan Dua Pelajar Yang Tenggelam di Situ Cileunca Pangalengan
Cek Disini, Head to Head Qatar Vs Indonesia, Laga Pembuka Piala Asia U-23 2024
Inilah Penyakit Khas Pascalebaran, dr Dewi Sarankan Begini
Waspada Cuaca Ekstrem Saat Arus Balik Lebaran dan di Kawasan Wisata
Ada Pungli di Masjid Al Jabbar, Sekda: Pengunjung Harap Segera Lapor

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 22:31 WIB

Piala Asia U-23 2024, Simak Nih Persiapan Pelatih Qatar dan Indonesia

Minggu, 14 April 2024 - 20:34 WIB

Foto: Pangandaran Dipadati Pengunjung

Minggu, 14 April 2024 - 19:24 WIB

Pj Gubernur Jabar : Sikat Praktik Pungli di Masjid Al Jabbar

Minggu, 14 April 2024 - 16:02 WIB

Cek Disini, Head to Head Qatar Vs Indonesia, Laga Pembuka Piala Asia U-23 2024

Minggu, 14 April 2024 - 12:59 WIB

Inilah Penyakit Khas Pascalebaran, dr Dewi Sarankan Begini

Minggu, 14 April 2024 - 12:49 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem Saat Arus Balik Lebaran dan di Kawasan Wisata

Minggu, 14 April 2024 - 12:29 WIB

Ada Pungli di Masjid Al Jabbar, Sekda: Pengunjung Harap Segera Lapor

Minggu, 14 April 2024 - 12:02 WIB

Mengurai Kepadatan Arus Balik Lebaran di Tol Cipali: Exs Gate Tol Palimanan Jadi Solusi

Berita Terbaru

Pantai Pangandaran dipadati pengunjung (Foto: denkur/dara.co.id)

HEADLINE

Foto: Pangandaran Dipadati Pengunjung

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:34 WIB


Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin mengecek Al Jabbar menyusul insiden bocah tenggelam di kolam dalam kompleks masjid pada Ahad (17/12/2023). (Foto: diskominfo)

BANDUNG UPDATE

Pj Gubernur Jabar : Sikat Praktik Pungli di Masjid Al Jabbar

Minggu, 14 Apr 2024 - 19:24 WIB